Panduan Backup Data
Dokumen ini berisi langkah-langkah teknis untuk melakukan pencadangan (Backup) data aplikasi BukuTamu Pro. Pastikan Anda melakukan backup secara berkala, terutama sebelum melakukan pembaruan skrip atau perpindahan server hosting.
Mengapa Harus Backup?
- Keamanan Data: Jaga-jaga jika terjadi kegagalan server atau kesalahan teknis.
- Pindah Server: Proses migrasi antar hosting menjadi lebih mudah.
- Audit Data: Menyimpan arsip event yang sudah selesai secara eksternal.
- Preventive Update: Cadangan jika terjadi error saat melakukan modifikasi kode.
Komponen Utama untuk Backup
Untuk memastikan aplikasi kembali normal 100%, ada 3 komponen yang wajib Anda simpan:
- Database MySQL (
.sql): Berisi seluruh data tamu, transaksi, paket, dan riwayat presensi. - Folder Uploads (
/public/uploads): Berisi seluruh foto selfie tamu, logo vendor, dan aset visual lainnya. - File Konfigurasi (
.env): Berisi kunci rahasia aplikasi dan kredensial koneksi database.
Langkah Backup (Pencadangan)
1. Backup Database (via phpMyAdmin)
- Masuk ke cPanel atau panel hosting Anda, lalu buka phpMyAdmin.
- Pilih database yang digunakan oleh BukuTamu Pro.
- Klik tab Export di menu atas.
- Pilih metode Quick dan format SQL.
- Klik Go / Export. File
.sqlakan terunduh ke komputer Anda.
2. Backup File Upload & Media
- Buka File Manager di panel hosting.
- Masuk ke direktori instalasi aplikasi (misal:
public_html/bukutamu). - Masuk ke folder
public/, lalu klik kanan pada folderuploads. - Pilih Compress dan simpan dalam format
.zip. - Unduh file
uploads.ziptersebut.
3. Simpan File .env
- Di direktori utama aplikasi, Temukan file bernama
.env. - Klik kanan dan pilih Download. Jika file tidak terlihat, pastikan fitur "Show Hidden Files" di panel hosting sudah aktif.
Panduan Restore / Pemulihan
Jika Anda ingin menginstal ulang atau pindah server baru, ikuti urutan ini:
1. Persiapan Awal & Restore Database
- Unggah seluruh file source code BukuTamu Pro ke server baru, dan buat Database MySQL baru beserta User dan Password-nya melalui panel hosting.
- Buka phpMyAdmin di server baru.
- Pilih database kosong yang baru Anda buat.
- Klik tab Import.
- Pilih file
.sqlhasil backup Anda sebelumnya. - Klik Go / Import. Tunggu hingga muncul pesan sukses.
2. Restore File Media
- Di File Manager, masuk ke folder
public/. - Hapus folder
uploadsbawaan (jika ada). - Unggah file
uploads.ziphasil backup. - Klik kanan dan Extract. Pastikan struktur foldernya tetap
public/uploads/.
3. Konfigurasi .env
- Buka file
.envdi direktori utama server baru. - Update bagian database sesuai dengan kredensial server baru Anda:
DB_HOST=localhost DB_NAME=nama_db_baru DB_USER=user_db_baru DB_PASS=password_db_baru
- Simpan perubahan.
Tips Mengelola Data
- Backup Sebelum Event: Selalu lakukan backup database H-1 sebelum event besar dimulai.
- Nama File Backup: Gunakan format tanggal pada nama file backup, contoh:
backup_bukutamu_18_03_2026.sql. - Lokasi Aman: Simpan file backup di Google Drive atau Hardisk eksternal, jangan hanya membiarkannya di server hosting yang sama.
FAQ Manajemen Data
T: Kenapa muncul error "Access Denied" saat mengimpor Database ke server baru?
J: Hal ini biasanya karena perbedaan nama database atau user database antara server lama dan baru. Pastikan Anda telah membuat User Database baru dan memberikan Full Privileges pada user tersebut sebelum melakukan import.
T: Foto selfie tamu tidak muncul setelah saya pindah server, apa yang salah?
J: Pastikan folder public/uploads sudah dipindahkan dan memiliki izin akses (permission) minimal 755 atau 777 agar aplikasi bisa membaca file gambar tersebut.